WARUNG IBU SITI JUAL NASI DAN MINUMAN RINGAN
Biodata
narasumber
Nama Pengusaha :
Ibu Siti
Jenis Usaha :
Penjual Nasi dan Minuman Ringan.
Alamat Rumah : Jl. Tembaan Gang 3/no 38 Surabaya.
Alamat Berjualan :
Jl Bubutan.Surabaya
Tempat Tanggal Lahir :
Surabaya, 23 Maret 1960
Agama :
Islam
·
Waktu dan
Tempat Pelaksanaan Wawancara
Tempat :
Jalan Bubutan surabaya
Tanggal :
12 April 2016
Pukul : 19.00 WIB
· Isi Wawancara
Berikut adalah isi wawancara kami
dengan Ibu Siti, Penjual nasi dan minuman ringan:
Saya:
“Assalamualaikum Bu.. Mohon maaf menggangu, kalau
boleh tahu nama ibu siapa?”
Ibu Penjual
nasi:
“Wa’alaikumsalam,Nama saya Siti.”
Saya:
“Jenis usaha apa yang ibu jual?”
Ibu Penjual
nasi:
“Jual nasi ma minuman ringan nak”
Saya:
“Menu yang lain apa aja bu?”
Ibu Penjual
nasi:
“nasi campur,nasi rawon,dan minuman (teh anget,es
teh,marimas,kopi,kopi susu,dan lain lain.”
Saya:
“Sudah berapa lama ibu berjualan?”
Ibu Penjual
nasi:
“sejak tahun 1997”
Saya:
“Ibu dari jam berapa buka warung jualannya?”
Ibu Penjual
nasi:
“mulai jam 17.00 karena gantian sama saudara kalau
pagi adik saya yang jualan”
Saya:
“harga nasi nya per porsi berapa bu?”
Ibu Penjual
nasi:
“Beda beda mas harganya,Kalau nasi campur lauknya
telur dadar Rp 8500/porsi,Lauk Ayam 9000/ porsi,nasi Rawon Rp 9000/porsi”
Saya:
“Kalau harga minumannya berapaan bu?”
Ibu Penjual
nasi:
“harga minumannya kalau Es Teh Rp 2500,Teh hangat Rp
1500,Kopi Hitam Rp 2000,Kopi Susu Rp 2500,Es Marimas Rp 1500,Es Nutrisari Rp
2000,Kalau Air Putih gratis Masss...”
Saya:
“Wah..masih terhitung murah ya bu.. ow ya bu saya mau
tanya, Sebelumnya saya mohon maaf nih bu mungkin pertanyaan saya sedikit
menyinggung privasi ibu, kalau boleh tahu modal ibu dalam sehari berapa ya bu
dan ibu mendapatkan modal itu dari mana?”
Ibu Penjual
nasi:
“Dulu awal pertama kali jualan modalnya Cuma Rp 150000
sudah buat rombong dan perlengkapan lainnya (Gelas,Piring,Sendok,dll).Itu dulu
mass masih murah semuanya dan modalnya diberi suami saya sendiri”
Saya:
“Dan Untuk saat ini modal ibu per hari sampai berapa?”
Ibu Penjual
nasi:
“Kalau sekarang mas sampai Rp 300000 itu Cuma belanja
buat jualan nasi campur dan nasi rawon ja,beda modal untuk minuman ringan Rp
50000,karena sekarang semua mahal mahal mas”
Saya:
“Wah lumayan besar ya bu, untuk keuntungannya?”
Ibu Penjual
nasi:
“Yaa.Disyukuri mas,alhamdulillah yang penting untung
sedikit ja sudah tidak apa apa.”
Saya:
“Syukur Alhamdulillah ya bu,Ada berapa orang yang
membantu ibu jualan?”
Ibu Penjual
nasi:
“saya jualan sama anak saya perempuan,kadang kadang di
bantu suami saya sendiri sambil jaga parkir”
Saya:
“ini lauk dan nasinya masak dari rumah atau masak dari
sini?”
Ibu Penjual
nasi:
“kalau nasi masak dari sini mas,kalau lauk nya semua
masak dari rumah”
Saya:
“Alasan ibu berjualan nasi dan minuman ringan?”
Ibu Penjual
nasi:
“Apa ya mas…yang pastinya sih menambah penghasilan keluarga
dan Cuma ini keahlian saya mas karena saya tidak bisa nulis dan baca.”
Saya:
“Selama ini kesulitan yang pernah ibu alami apa aja
bu?”
Ibu Penjual
nasi:
“Persaingan harga antar penjual nasi lainnya sih mas,
saya tidak berani mengurangi porsi atau rasanya. Takutnya pelanggan saya tidak
mau beli lagi”
Saya:
“Selain persaingan harga apa lagi bu yang jadi kendala
dalam menjual nasi pecel ini?”
Ibu Penjual
nasi:
“Kalau pas ada kenaikan harga bahan pokok itu yang
jadi kendala paling besar mas, apalagi harga bahan pokok harganya sering naik
turun dan pas cuaca hujan mas biasanya karyawan mall BG Junction dan pembeli
jarang mau keluar”
Saya:
“Oh iya bu, apakah ibu juga menerima pesanan juga,
Sapa tahu saya bisa mempromosikannya lewat tugas saya ini?”
Ibu Penjual
nasi:
“Belum pernah menerima pesanan”
Saya:
“Apakah ibu
tidak mencoba mengembangkan untuk buka pesanan (delivery)”
Ibu Penjual
nasi:
“Sebenarnya pengen sih mas tapi belum ada yang pesen
mas ”
Saya:
“Begitu ya bu… ”
Saya:
“Apa Harapan
ibu untuk usaha jualan usaha nasi dan minuman?”
Ibu Penjual
nasi:
“Saya berharap bisa buka warung lagi untuk nambah
penghasilan dan untuk usaha anak saya ”
Saya:
“Baiklah bu semoga usaha jualannya ibu rame,lancar,dan barokah.amin.Terima kasih sudah mau di wawancarai.Assalamualaikum”
Ibu Penjual
nasi:
“Iya mas sama-sama.Wa’alaikumsalam’

Hasil
Wawancara
Berikut adalah hasil wawancara
dengan bu siti pemilik usaha nasi dan minuman ringan.
- Modal pertama ibu siti usaha sebesar Rp 150000 dan untuk modal sekarang sebesar Rp 300000
- Harapan ibu siti adalah membuka warng lagi untuk menambah penghasilan dan buka usaha untuk anaknya
Sekian wawancara saya dengan iu siti
semoga bisa menjadi motivasi saya untuk membuka lapangan usaha sendiri dan
untuk memenuhi tugas dari bapak Agus Kiswantono,S.T,M.T.



