Sabtu, 23 April 2016

Tugas Kewirausahaan Pak Agus Kiswantono,S.T, M.T.





WARUNG IBU SITI JUAL NASI DAN MINUMAN RINGAN

Biodata narasumber
Nama Pengusaha         : Ibu Siti
Jenis Usaha                 : Penjual Nasi dan Minuman Ringan.
Alamat Rumah           : Jl. Tembaan Gang 3/no 38 Surabaya.
Alamat Berjualan        : Jl Bubutan.Surabaya
Tempat Tanggal Lahir : Surabaya, 23 Maret 1960
Agama                         : Islam


·     Waktu dan Tempat Pelaksanaan Wawancara
Tempat                        : Jalan Bubutan surabaya
Tanggal                       : 12 April 2016
Pukul                           : 19.00 WIB


               · Isi Wawancara

Berikut adalah isi wawancara kami dengan Ibu Siti, Penjual nasi dan minuman ringan:
Saya:
“Assalamualaikum Bu.. Mohon maaf menggangu, kalau boleh tahu nama ibu siapa?”
Ibu Penjual nasi:
“Wa’alaikumsalam,Nama saya Siti.”
Saya:
“Jenis usaha apa yang ibu jual?”
Ibu Penjual nasi:
“Jual nasi ma minuman ringan nak”
Saya:
“Menu yang lain apa aja bu?”
Ibu Penjual nasi:
“nasi campur,nasi rawon,dan minuman (teh anget,es teh,marimas,kopi,kopi susu,dan lain lain.”
Saya:
“Sudah berapa lama ibu berjualan?”
Ibu Penjual nasi:
“sejak tahun 1997”
Saya:
“Ibu dari jam berapa buka warung jualannya?”
Ibu Penjual nasi:
“mulai jam 17.00 karena gantian sama saudara kalau pagi adik saya yang jualan”
Saya:
“harga nasi nya per porsi berapa bu?”
Ibu Penjual nasi:
“Beda beda mas harganya,Kalau nasi campur lauknya telur dadar Rp 8500/porsi,Lauk Ayam 9000/ porsi,nasi Rawon Rp 9000/porsi”
Saya:
“Kalau harga minumannya berapaan bu?”
Ibu Penjual nasi:
“harga minumannya kalau Es Teh Rp 2500,Teh hangat Rp 1500,Kopi Hitam Rp 2000,Kopi Susu Rp 2500,Es Marimas Rp 1500,Es Nutrisari Rp 2000,Kalau Air Putih gratis Masss...”
Saya:
“Wah..masih terhitung murah ya bu.. ow ya bu saya mau tanya, Sebelumnya saya mohon maaf nih bu mungkin pertanyaan saya sedikit menyinggung privasi ibu, kalau boleh tahu modal ibu dalam sehari berapa ya bu dan ibu mendapatkan modal itu dari mana?”
Ibu Penjual nasi:
“Dulu awal pertama kali jualan modalnya Cuma Rp 150000 sudah buat rombong dan perlengkapan lainnya (Gelas,Piring,Sendok,dll).Itu dulu mass masih murah semuanya dan modalnya diberi suami saya sendiri”

Saya:
“Dan Untuk saat ini modal ibu per hari sampai berapa?”
Ibu Penjual nasi:
“Kalau sekarang mas sampai Rp 300000 itu Cuma belanja buat jualan nasi campur dan nasi rawon ja,beda modal untuk minuman ringan Rp 50000,karena sekarang semua mahal mahal mas”
Saya:
“Wah lumayan besar ya bu, untuk keuntungannya?”
Ibu Penjual nasi:
“Yaa.Disyukuri mas,alhamdulillah yang penting untung sedikit ja sudah tidak apa apa.”
Saya:
“Syukur Alhamdulillah ya bu,Ada berapa orang yang membantu ibu jualan?”
Ibu Penjual nasi:
“saya jualan sama anak saya perempuan,kadang kadang di bantu suami saya sendiri sambil jaga parkir”
Saya:
“ini lauk dan nasinya masak dari rumah atau masak dari sini?”
Ibu Penjual nasi:
“kalau nasi masak dari sini mas,kalau lauk nya semua masak dari rumah”
Saya:
“Alasan ibu berjualan nasi dan minuman ringan?”
Ibu Penjual nasi:
“Apa ya mas…yang pastinya sih menambah penghasilan keluarga dan Cuma ini keahlian saya mas karena saya tidak bisa nulis dan baca.”
Saya:
“Selama ini kesulitan yang pernah ibu alami apa aja bu?”
Ibu Penjual nasi:
“Persaingan harga antar penjual nasi lainnya sih mas, saya tidak berani mengurangi porsi atau rasanya. Takutnya pelanggan saya tidak mau beli lagi”
Saya:
“Selain persaingan harga apa lagi bu yang jadi kendala dalam menjual nasi pecel ini?”
Ibu Penjual nasi:
“Kalau pas ada kenaikan harga bahan pokok itu yang jadi kendala paling besar mas, apalagi harga bahan pokok harganya sering naik turun dan pas cuaca hujan mas biasanya karyawan mall BG Junction dan pembeli jarang mau keluar”
Saya:
“Oh iya bu, apakah ibu juga menerima pesanan juga, Sapa tahu saya bisa mempromosikannya lewat tugas saya ini?”
Ibu Penjual nasi:
“Belum pernah menerima pesanan”
Saya:
 “Apakah ibu tidak mencoba mengembangkan untuk buka pesanan (delivery)”
Ibu Penjual nasi:
“Sebenarnya pengen sih mas tapi belum ada yang pesen mas ”
Saya:
“Begitu ya bu…  ”

Saya:
 “Apa Harapan ibu untuk usaha jualan usaha nasi dan minuman?”
Ibu Penjual nasi:
“Saya berharap bisa buka warung lagi untuk nambah penghasilan dan untuk usaha anak saya ”

Saya:
Baiklah bu semoga usaha jualannya ibu rame,lancar,dan barokah.amin.Terima kasih sudah mau di wawancarai.Assalamualaikum”
Ibu Penjual nasi:
Iya mas sama-sama.Wa’alaikumsalam’


 Hasil Wawancara

Berikut adalah hasil wawancara dengan bu siti pemilik usaha nasi dan minuman ringan.
  • Modal pertama ibu siti usaha sebesar Rp 150000 dan untuk modal sekarang sebesar Rp 300000
  • Harapan ibu siti adalah membuka warng lagi untuk menambah penghasilan dan buka usaha untuk anaknya








Sekian wawancara saya dengan iu siti semoga bisa menjadi motivasi saya untuk membuka lapangan usaha sendiri dan untuk memenuhi tugas dari bapak Agus Kiswantono,S.T,M.T.
 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar